Stephen Schwartz, Sarajevo – Aku Menemukan Islam

Pria yang lahir di Columbus, Ohio ini dikenal sebagai
wartawan dan kerap mengkritik Bush. Kini ia menjalani
Islam dan rajin shalat
—-
Stephen Schwartz lahir di Columbus, Ohio tahun 1948.
Lebih dari separuh hidupnya dihabiskan dengan berkarir
sebagaiStephen Schwartz wartawan dan penulis. Stephen
kenal Islam dan bersyahadah ketika bertugas sebagai
reporter di Bosnia. Setelah memeluk Islam, mantan
wartawan senior San Francisco Chronicle ini kerap
mengkritik pemerintahan Bush yang sering
mengidentikkan teroris dengan Islam. Artikel-artikel
kontroversialnya muncul di sejumlah koran ternama seperti
The NewYork Times, The Wall Street Journal, The Los
Angeles Times, dan The Toronto Globe and Mail. Stephen
juga kontributor tetap untuk The Weekly Standard, The
New York Post dan Reforma di Mexico City. Berikut kisah
pria yang mengaku tertarik dengan kehidupan sufi dalam
Islam dan ketika di Bosnia aktif mengikuti kegiatan
tarekat Naqshabandiah. Inilah beritanya.
—–
Stephen Schwartz memeluk Islam di Bosnia pada 1997 atau
di usianya yang ke-49. Sebelumnya, lebih dari 30 tahun
lamanya, dia melakukan studi dan menimba berbagai
pengalaman hidup serta mempelajari sejarah beberapa
agama samawi. Bagaimana ceritanya hingga dia terkesan
dengan agama Islam?
“Aku tertarik dengan Islam sejak tahun 1990 saat
berkunjung ke Bosnia untuk melakukan studi tentang
sejarah Yahudi di Balkan. Aku butuh data itu untuk
mengisi kolom rutin di jurnal Jewish Forward. Nah dalam
penelitian itu, aku sempat menjalin kontak dengan tokoh-
tokoh Islam Balkan,” kisah Stephen.
—–
Jika menilik sejarah hidupnya, dia mengaku berasal dari
keluarga “agamis”. “Aku dibesarkan dalam lingkungan
yang benar-benar ekstrem bagi kebanyakan orang
Amerika. Ayahku seorang Yahudi yang taat. Sementara
ibuku adalah anak dari seorang tokoh kelompok Protestan
fundamentalis. Dia sangat paham dengan Bibel, juga Kitab
Perjanjian Lama dan Baru,” kata pria yang menambah
Suleiman Ahmad di depan namanya selepas memeluk Islam.
—–
Stephen sendiri mengaku, pertama kali bersentuhan dengan
agama adalah tatkala ikut kegiatan gereja Katolik. Walau
saat itu belum memutuskan ikut ajaran itu, dia sempat
tertarik dengan sejumlah literatur tentang kebatinan
dalam ajaran Katolik. Keingintahuannya membuat dia
melakukan sejumlah studi dan riset mendalam hingga ke
negeri matador Spanyol.
Riset di Spanyol
Di awal penelitiannya, Stephen mengamati bahwa di balik
kejayaan Katolik Spanyol ternyata terdapat pengaruh kuat
sejarah Islam kala berkuasa di Spanyol. Dia mengaku
takjub dan terinspirasi dengan agama Islam yang masih
bertahan dalam sejumlah tradisi di sana.
—–
“Sebagai seorang penulis, aku meneliti fenomena ini
selama bertahun-tahun. Mula-mula kupelajari sejarah itu
melalui aneka karya sastra masa lampau yang
menunjukkan pengaruh Islam di kawasan Iberia itu,”
ungkap dia.
—–
Awal 1979, dia mulai mempelajari Kabbalah, sebuah tradisi
mistik bangsa Yahudi. “Nah, menariknya di dalam Kabbalah
itu juga kudapati adanya pengaruh Islam,” ujar Stephen
yang meneliti tentang Kabbalah selama hampir 20 tahun
lamanya.
Kenal Islam di Bosnia
Selama meneliti Kabbalah, dia sempat melakukan
perjalanan ke Bosnia dalam kapasitasnya sebagai seorang
reporter. “Tahun 1990 untuk pertama kalinya aku
bersentuhan secara langsung dengan Islam di Bosnia dan
untuk pertama kalinya pula aku mengunjungi sebuah mesjid
di ibukota Sarajevo,” kata dia.
—-
“Perlahan, aku melihat Islamlah yang mampu menawarkan
jalan “terdekat” untuk mendapatkan kasih sayang Allah,”
ujar pria yang juga aktif mengikuti tarekat
Naqshabandiah kala di Bosnia. Dia bertemu dengan Syekh
Hisham, seorang guru tarekat Naqshabandi di sana.
Hatinya benar-benar terkesan hingga dalam hitungan
minggu diapun bersyahadah di negeri Balkan itu. “Aku
bangga jadi orang Islam,” aku dia.
—–
Di Sarajevo, Stephen menemukan banyak hal yang
mengesankan hatinya. “Kutemukan sebuah pos terdepan
Islam di Eropa, saat mana aku tidak merasa sebagai
seorang asing di sana. Saat mana aku secara gampang bisa
berjumpa dan bergaul langsung dengan orang-orang Islam
yang begitu ramah, demikian pula kalangan terdidiknya.
Aku menemukan puisi dan gubahan musik yang begitu
indah, yang mengekspresikan nilai-nilai keagungan dan
kedamaian dalam Islam,” ungkap dia dipenuhi rasa kagum.
—-
“Aku telah temukan sebuah “taman tua” yang indah,” ujar
Stephen mengutip salah satu bait lagu Bosnia yang sangat
terkenal yang berkisah tentang masa jaya Kekhalifahan
Usmani di Balkan dan kontribusinya terhadap budaya
Islam.

Stephen juga membaca beberapa bagian dari Alquran dan
mengunjungi monumen-monumen Islam selama
kunjungannya di Balkan.

“Aku layaknya kembali ke taman itu dan akhirnya masuk
ke dalamnya,” ujar dia memberi ibarat. Ya, akhirnya dia
memang memutuskan masuk Islam kala di Bosnia.
Takut timbul konflik
Sejak menerima Islam, Stephen sangat berhati-hati sekali
dalam mengirim informasi keislamannya, baik itu kepada
keluarga, teman-temannya hingga para tetangga
dekatnya.

“Aku tidak mau sembarangan memberikan info ini, takut
nanti timbul konflik dan kontroversi.. Aku juga tidak mau
pengalaman ini dilihat atau dicap sebagai sesuatu yang
bodoh atau picik. Ini bukan menyangkut diriku pribadi, tapi
ini berkaitan dengan Allah. Aku ingin proses keislaman ini
berada di jalan yang wajar. Hal ini semata-mata untuk
kebaikan umat Islam dan juga bagi terbentuknya hubungan
persaudaraan Islam di dalam ikatan kalimat la ilaha
illallah,” tukas dia.
—-
“Aku amati, adakalanya kalangan nonmuslim melihatku
sebagai seorang muallaf baru yang terpengaruh oleh
kehidupan di Balkan. Tapi aku segera meluruskan pendapat
ini seraya menyebutkan bahwa aku suka Islam bukan
karena terlibat politik atau alasan kemanusiaan, tapi murni
semata-mata karena pesan indah yang dibawa oleh Nabi
Muhammad SAW sebagai utusan Allah,” kata dia lagi.
Damai dalam Islam
“Seperti telah kusebutkan di awal, aku menemukan bahwa
hal-hal positif dalam agama samawi Yahudi dan Nasrani.
Nilai-nilai positif itu terefleksikan dalam ajaran Islam.
Jadi, Islam datang menyempurnakan agama terdahulu,”
kata Stephen.

“Aku sangat yakin, tanpa adanya toleransi orang-orang
Arab Spanyol dulu, terutama di saat Kekhalifahan Usmani
masih berjaya, maka bangsa Yahudi telah lama hilang dari
permukaan bumi ini. Halnya agama Yahudi hari ini,
sangatlah jauh berbeda dengan ajaran mereka saat masih
hidup berdampingan dengan orang-orang Islam dahulu,”
tegas Stephen.

“Setelah memeluk Islam, hal yang sangat berkesan bagiku
adalah adanya kedamaian hati disertai kehadiran Allah di
dalam setiap hal. Muncul perasaan lembut, sopan santun,
sederhana dan rasa ikhlas. Hidupku jadi mudah. Bahkan di
saat aku ada masalah atau ujian dalam hidup ini,” tutur
Stephen yang sangat yakin jika nilai-nilai Islam itu akan
mampu menyelesaikan aneka permasalahan di Amerika,
terutama perkara krisis moral.

Kritik Bush
Begitulah. Saat ini Stephen Schwartz dipercaya sebagai
Direktur Eksekutif Center for Islamic Pluralism yang
didirikan pada 25 Maret 2005 dan berpusat di Washington
DC. Dia juga penulis buku best seller The Two Faces of
Islam: Saudi Fundamentalism and Its Role In Terrorism.
Buku itu telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa.
Dalam buku tersebut dia mengungkapkan rasa tak
setujunya dengan cap Islam teroris dan mengkritik secara
terbuka pemerintahan Bush yang selalu mengidentikkan
teroris dengan Arab. Akibat kritik tajamnya itu Stephen
pun lantas dipecat dari posisinya sebagai penulis berita di
media bergengsi Voice of America.

Begitupun, dalam beberapa hal, Stephen mengaku sangat
sedih kala melihat konflik di Timur Tengah. “Aku sering
memimpikan adanya kedamaian dan persahabatan antara
Israel dan Arab. Persis sepertimana di saat orang Yahudi
bisa hidup damai di masa kepemimpinan orang Islam,” kata
pria yang dikala mudanya pernah terlibat dalam kelompok
radikal sayap kiri itu. (Dz/Kisah Mualaf)

Sumber : http://www.eramuslim.com

Advertisements

Rumput Hotel, Tempat Favouritku di Jogja

Rumput 01Dari dulu dah gak gerhitung bolak-balik ke Jogjakarta, dah pindah – pindah hotel sana-sini dari yang melati sampe bintang 4-pun sudah, dari yang ditengah kota dan pusat keramaian sampai masuk gang juga sudah, sampai pada akhirnya bosen dan pengen rasanya dapat suasana yang sepi tetapi tidak terlalu jauh ke pusat kota, seperti dirumah tapi juga jangan terlalu rumah banget, tidak terlalu hiruk pikuk dengan tamu-tamu lain, suasana disekitar sampai kamar tidur tidak terlalu formal, taman hijau, sarapan pagi dengan menu yang selalu baru dan fresh sehingga membuat badan jadi segar ketika mau mulai beraktivitas pagi, dan seterusnya dan seterusnyalah.

Berawal dari situ suatu saat dalam perjalanan Semarang menuju Jogja coba sy mulai googling alias nanya ke mbah Google yang jelas-jelas bisa diandalkan mampu menunjukkan segala informasi apapun yang saya butuhkan. Dengan berbagai kata kunci google merekomendasikan beberapa tempat sesuai yang saya bayangkan dan sampai pada akhirnya saya menemukan yang namanya Rumput Hotel & Resto dengan beberapa photo pendukung yang menggambarkan setiap sudut dan suasana yang ada. Menarik untuk disidak he he ..

Dengan beberapa informasi tambahan yang saya dapatkan hasil kontak ke resepsionis dan lagi-lagi memohon bantuan navigasi dari mbah google map akhirnya sampai juga disana. Diperlukan upaya untuk dapat menemukannya karena lokasinya yang agak kedalam tetapi begitu sampai didepannya serasa terobati rasa capek atau penat karena saya disuguhi oleh warna hijau segar dan suasana yang berbeda mendekati dengan apa yang saya bayangkan. Semakin saya melangkah kedalam semakin banyak pula angan-angan saya yang terpenuhi, ruangan resepsionis minimalis yang bersih dengan pernak-pernik bernuansa etnis tradisional jawa, petugas yang ramah dengan pakaian etnis yang selalu menyapa dan tersenyum kepada setiap tamu.

Sampailah pada suasana sebenarnya yang ditunggu, kamar-kamar yang dikelilingi suasana taman kebun yang tertata rapi dan indah, kolam renang kecil berwarna langit yang jernih cukup untuk sekedar menggerakkan badan dan berendam melepas penat. Ketika malam tiba sambil duduk diteras mata saya disuguhi suasana temaram lampu disana-sini yang menyinari taman-taman yang membalut bangunan-bangunan etnik sehingga menghasilkan warna-warni yang menyejukkan, telingapun tak luput dari gemercik suara air yang menetes dipinggiran kolam yang jernih, sangat menentramkan hati ..

Tak terasa sambil mengevaluasi pekerjaan siang tadi, menyiapkan proposal-proposal bisnis, kirim-kirim dan menjawab email, malam sudah menggelayut dan waktunya menikmati istirahat di kamar yang juga nyaman dengan sentuhan etnis juga. Adzan subuh hanya terdengar dari alarm smartphone yang saya simpan di meja kecil sebelah tempat tidur, tapi cukup untuk membuatku terbangun dan bergegas sholat subuh. Selesai sholat badan terasa segar dan waktunya menikmati suasana teras dengan nuansa lain lagi, udara segar bersih, suara 2 ekor burung TROCOK bersahut-sahutan satu dari ujung barat kolam dan satu lagi di ujung timur sungguh perpaduan dengan alam yang mampu menghadirkan suasana yang selama ini sy rindukan. Maklum saja aku memang terlahir dari pelosok desa dimana masa kecilku dihabiskan dalam suasana yang penuh dengan segala yang berbau kesederhanaan dan suasana alam pedesaan tentunya.

Tanpa bermaksud promosi atau sejenisnya, tetapi inilah ungkapan rasa yang saya temukan, saya yakin bahwa apa yang saya dapatkan disini belum tentu sama bagi orang lain dan memang tidak harus sama. Suasana hati sangat dipengaruhi oleh situasi, kondisi, latar belakang, dan pemikiran seseorang. Jadi bagi anda yang satu selera dengan saya, silakan membuktikannya saat berkunjung ke Jogja, hasilnya ? belum tentu juga sama he he ..

Ini alamat dan link Google map untuk mempermudah anda menapakinya, mudah-mudahan bermanfaat :

Rumput Hotel &Resto Jalan Cempaka Baru, Depok 55283, Indonesia

http://m.google.co.uk/u/m/znaIPg

Bandung Dulu dan Sekarang

Berbeda jauh 25 tahun yang lalu ketika awal-awal aku masuk Bandung, kota ini begitu sejuk ditumbuhi pohon-pohon hijau disepanjang jalan yang kulalui kemanapun pergi. Kendaraanpun belum terlalu hiruk pikuk sehingga jalan-jalan masih terasa lengang untuk dilewati.

Kini setelah 25 tahun berlalu semua itu tinggalah kenangan, sering terbersit penyesalan betapa ternyata pemimpin yang silih berganti ternyata sama sekali tidak punya kepedulian apalagi visi yang jelas untuk menjaga dan membenahi agar Bandung kedepan lebih Indah namun tetap asri.

Kondisi diperparah dengan telah beroperasinya tol Cipularang beberapa tahun lalu, disatu sisi itu adalah kemudahan karena telah memperpendek waktu tempuh Bandung – Jakarta dan sebaliknya menjadi 2,5 jam saja yang sebelumnya perlu waktu 4 sampai 5 jam, namun disisi lain memperparah kondisi kemacetan di Bandung karena setiap weekend warga Jakarta eksodus ke Bandung mencari suasana setelah kepenatan aktivitas di Jakarta.

Kemacetan, kesemrawutan, dan suasana sesak setiap akhir pekan telah membuat warga Bandung sendiri enggan keluar rumah dan kalaupun keluar lebih memilih kedaerah pinggiran dengan harapan tidak terjebak dalam kemacetan panjang.

Tak ayal lagi saya dan keluarga yang dari awal memilih domisili dipinggiran / penyangga Kota Bandung tepatnya Kota Cimahi mengalami hal yang sama meskipun hanya dampak limpahan yang kadang-kadang saja dan tak terlalu parah dibanding ibu kota provinsi tersebut.

Menjelang Pilkada yang sebentar lagi, sudah banyak suara-suara masyarakat yang berharap akan ada perubahan, mendapatkan pemimpin yang bisa membawa gebrakan dan tidak mlempem (lembek) sehingga akan keluar kebijakan-kebijakan yang ber-visi perbaikan dan memperhatikan kepentingan yang lebih besar daripada sekedar mengeruk keuntungan pribadi dan partai atau kelompoknya.

Masyarakat Bandung dan sekitarnya juga masyarakat Indonesia pasti berharap agar Bandung yang dikenal sejak dulu akan keindahannya dan gelar Kota Kembang yang telah melekat padanya tidak menghilang hanya karena salah urus dari pemimpinnya. Semoga ..

Cara Root HTC Desire Unrevoked

Bagi temen-temen Androiders pengguna HTC Desire yang ingin me-root hapenya berikut ini adalah tutorial cara root yang mudah menggunakan Unrevoked.

Unduh dulu Unrevoked3, lalu saatnya siapkan driver untuk melakukan proses rooting:

  1. Unduh unrEVOked modified USB dan ekstrak ke folder manapun di PC.
  2. Matikan device, kemudian coba boot ke menu HBOOT dengan menekan tombol power + volume down.
  3. Setelah boot berhasil, pilih HBOOT USB dengan menekan volume down empat kali, kemudian tekan tombol power. Tunggu sampai layar selesai melakukan ‘SD Checking’.
  4. Hubungkan device dengan PC melalui kabel USB dan tunggu sampai muncul tulisan HBOOT USB PLUG di layar PC
  5. Buka Device Manager di PC dengan cara klik Start, kemudian klik kanan pada Computer, klik Properties, dan klik Device Manger.
  6. Pada Other device, kita akan menemukan Android 1.0 device.
  7. Klik kanan pada Androd 1.0, kemudian klik Update Driver Software.
  8. Klik Browse my computer for driver software.
  9. Klik browse dan pilih folder Android USB Driver pada PC, klik Ok, lalu klik Next.
  10. Selanjutnya kita akan melihat tulisan bahwa driver sedang diinstal. Jika menemukan tulisan yang menandakan warning, klik Ok saja. Tunggu sampai driver terinstal.
  11. Klik Close dan pastikan Android Bootloader Interface terdaftar di Android Phone pada Device Manager.

Driver sudah terpasang, lalu sekarang saatnya melakukan rooting dengan Unrevoked:

  1. Pastikan kamu sudah mengunduh Unrevoked3 dengan OS yang sesuai.
  2. Jika kamu menggunakan Windows, pastikan kamu uninstall HTC Sync atau program lain yang berkomunikasi dengan device melalui USB. Karena hal ini akan mengganggu koneksi antara Unrevoked dan device.
  3. Hubungkan device dengan PC melalui USB.
  4. Tarik ke bawah notification bar di device dan pilih ‘Charge Only’ dan ‘Remember this’.
  5. Pastikan device sudah menyalakan USB Debugging di Menu >> Settings >> Applications >> Development.
  6. Jalankan aplikasi Reflash dari file yang sudah diunduh.
  7. Unrevoked akan memulai proses rooting. Ikuti instruksi dan nikmati device-mu yang sudah diroot 🙂

Catatan : semua akibat yang muncul pasca root adalah menjadi tanggung jawab temen-temen sendiri, jangan lakukan root jika tidak faham atau tidak benar-benar diperlukan.

20 Tips Untuk Photographer Pemula

Here are 20 quick tips to get you started as a beginner photographer. Maybe you’ve known some of these, but hopefully you’ll learn something new.

1. To practice your panning skills, photograph objects moving at normal speeds (a person riding on a motorcycle, for instance). Use the shutter priority mode and set your shutter speed at a maximum of 1/30 second. The slower, the better.

2. For photographing macro (super close range), activate the Live View feature of your digital camera to ease the checking of depth of field and focus.

3. CPL (polarization) filters are very useful to eliminate reflection of sunlight on water and glass, and are also useful for improving sky color. Have you ever worn a pair sunglasses with a polarization filter layer? That’s about the gist of the effect.

4. When photographing babies or small children, make sure you focus on their eyes. Nothing beats the innocent beauty of a child’s eyes as the point of interest in the photograph.

5. Megapixels aren’t everything. The size of the sensor is a more important aspect of a camera.

6. For photographing outdoor portraits, try to photograph during rather cloudy weather. If not, try and find a shady area that isn’t under direct sunlight. Direct sunlight creates harsh shadows on the face.

7. When photographing in low-light conditions and your camera has trouble autofocusing, switch to manual focus. The autofocus feature usually takes quite a bit of time to find focus in low lighting.

8. For photographing silhouette, make sure that you turn off the flash when using the sunset mode (for pocket point-and-shoot cameras). As for DSLRs, use the manual mode and measure the exposure of the light areas behind the object.

9. Download the pdf version of your camera’s book manuals so you’ll be able to easily find any essential information that you’re looking for. It’s much easier than having to flip through an actual book. Look through this website for links to different DSLR types and brands.

10. Before starting a day of photo shoot, check your camera settings and make sure they are at the right setting for the conditions you’re about to photograph in (making sure the ISO isn’t at 1000 when photographing landscapes, for example). According to professional photographers, a good sequence of checklist is: check White balance, highlight activate warning, check ISO setting, then check the size of your image resolution.

11. Only format your memory card while it’s inserted in your camera. Don’t format your memory card in your computer. In addition to it being much faster and easier, it’s also safer if you do the formatting in the camera.

12. If you have excess capacity in your computer’s hard disk and like to edit your photographs digitally, use the RAW format while photographing. If not enough space would be available, use JPEG.

13. If you are really into landscape photography, photograph during the following times: from 5 to 8 AM, and between 4 and 7 PM in the evening. This is what in the world of photography is called the .

14. When photographing, pay attention to the brightest parts in the viewfinder. If the bright areas stand out too much, revise your shooting angle.

15. For photographing HDR (High Dynamic Range), use the auto bracket mode. And one more thing: for an extraordinary HDR landscape photograph, wait for it to get a little bit cloudy, then begin shooting.

16. If you’re thinking of purchasing used lens or camera, make sure you directly meet with the seller during the transaction. It’s crucial that you examine, hold, and try out the merchandise you are about to buy.

17. As long as it’s possible, use as low of an ISO setting as possible. Even though noise reduction feature lessens the visibility high-ISO noise, it’ll also decrease the details of the photograph.

18. If the surrounding colors make your photograph look too “busy,” change the settings to black and white.

19. To get great looking black and white photos, pay attention to the contrast in the photograph. The more the contrast (more variations of darks and lights), the better the black and white photograph will turn out.

20. Carry your camera wherever you go. The best way to improve your photography skills is by extending your practice hours. The more, the better. There’s no other better way to ensure the improvement of your photography skills.

Posted from WordPress for Android

7 Cara Membuka Website yang telah di Blokir

Website seperti facebook, twitter dan sosial network lainnya biasanya suka di blokir di sekolah, kampus dan Kantor. Tapi sebenarnya ada beberapa trik yang bisa digunakan untuk mem bypass pembatasan akses tersebut, umumnya yang paling sering cara yang digunakan adalah lewat proxy atau website anonymizer. Tetapi menggunakan proxy tidak selalu bekerja dengan baik, karena umumnya jika ada Firewall pada Jaringan tersebut , akan gagal. Tetapi tetap ada cara untuk menggunakan selain proxy.

1. Menggunakan alamat IP untuk mengakses website tersebut
Tiap tiap website pastinya mempunyai alamat ip yang berbeda beda. Cara ini bisa jalan dengan baik jika website yang di blok di simpan dalam satu list URL. Kita dapat menggunakan alamat ip untuk mengakses isinya. sebagai contoh mengakses Facebook dapat menggunakan 69.63.189.11

2. Menggunakan Google Cache
Sebagian besar mesin pencari seperti Google, Yahoo dan Bing menyimpan halaman cache di websitenya sendiri. Kita dapat mengakses website yang di blokir dengan melihat salinan cache tersebut
cached-website1

3. Servis Translations
Jasa terjemah seperti Google Translate, dimana menterjemahkan website dari satu bahasa ke bahasa lainnya dan menampilkan hasilnya di browser. Kamu dapat mengakses website terblokir dengan menterjemahkan website tersebut ke bahasa lain.

4. Membaca web page lewat email
Web2Mail adalah layanan gratis yang mengirim website ke dalam inbox email kita. Hanya cukup dengan dengan mengirim email ke  www. at web2mail.com dengan URL sebagai judul subyek.

5. Screen-Resolution.com
Screen-Resolution.com memungkin kita melihat website dengan resolusi yang berbeda-beda. Ini dapat menjadi tool yang menarik untuk mengakses website yang diblokir

6. Google Mobile Search
Google Mobile Search  menampilkan halaman Web seolah olah seperti di Mobile Phone. Anda dapat menggunakan itu untuk mengakses website yang di blokir tetapi javascript dan css akan di disable.

7. Redirect dengan Short URL servis
Short URL digunakan untuk mempersingkat alamat URL dalam satu kata. Kita juga dapat mengkonvert url yang di blok dalam satu kata dan menggunakan itu untuk mengakses website yang diblokir. layanan yang popular adalah di bit.ly dan adf.ly

sumber : detik.com

7 Cara Membuka Website yang telah di Blokir

Pascal Penjadwalan Job / Proses

LISTING PROGRAM :

Download Klik Disini

Program Penjadwalan_Job;
{adalah program untuk penjadwalan job}

uses crt;

var
job_a, job_b, job_c, job_d, job_e :string[1];
a1, a2, b1, b2, c1, c2, d1, d2, e1, e2 : real;
start_a, start_b, start_c, start_d, start_e : real;
end_a, end_b, end_c,end_d, end_e : real;
late_a, late_b, late_c, late_d, late_e : real;
late_a1, late_b1, late_c1, late_d1, late_e1 : real;
tot_idle, tot_late : real;
lagi : char;

begin
lagi:=’y’;
while (lagi=’y’) or (lagi=’Y’) do

begin
clrscr;
writeln(‘Program Penjadwalan Job’);
writeln;
writeln(‘Dibuat oleh :’);
writeln(‘***********************’);
writeln(‘Nama      : SUJITO’);
writeln(‘NIM       : 350.663.018’);
writeln(‘Jurusan   : SI’);
writeln(‘***********************’);
writeln;
writeln(‘JUMLAH JOB   : 5’);
writeln;
writeln(‘Input Job Ke-1’);
writeln(‘——————-‘);
write(‘Nama Job       : ‘); readln(job_a);
write(‘Time           : ‘); readln(a1);
write(‘Due Date       : ‘); readln(a2);

writeln;
writeln(‘Input Job Ke-2’);
writeln(‘——————-‘);
write(‘Nama Job       : ‘); readln(job_b);
write(‘Time           : ‘); readln(b1);
write(‘Due Date       : ‘); readln(b2);

writeln;
writeln(‘Input Job Ke-3’);
writeln(‘——————-‘);
write(‘Nama Job       : ‘); readln(job_c);
write(‘Time           : ‘); readln(c1);
write(‘Due Date       : ‘); readln(c2);

writeln;
writeln(‘Input Job Ke-4’);
writeln(‘——————-‘);
write(‘Nama Job       : ‘); readln(job_d);
write(‘Time           : ‘); readln(d1);
write(‘Due Date       : ‘); readln(d2);

writeln;
writeln(‘Input Job Ke-5’);
writeln(‘——————-‘);
write(‘Nama Job       : ‘); readln(job_e);
write(‘Time           : ‘); readln(e1);
write(‘Due Date       : ‘); readln(e2);

begin
start_a := 0;
end_a:= start_a+a1;
late_a := a2-end_a;

start_b := end_a;
end_b:= start_b+b1;
late_b := b2-end_b;

start_c := end_b;
end_c:= start_c+c1;
late_c := c2-end_c;

start_d := end_c;
end_d:= start_d+d1;
late_d := d2-end_d;

start_e := end_d;
end_e:= start_e+e1;
late_e := e2-end_e;

//menghitung total idle
tot_idle := (start_a+start_b+start_c+start_d+start_e);

//mengidentifikasi nilai late tiap job, hanya nila minus yang diambil
if late_a<0 then {jika minus maka ambil nilai late}
begin
late_a1:=late_a;
end
else             {jika plus maka nol-kan nilai late}
begin
late_a1:=0;
end;

if late_b<0 then
begin
late_b1:=late_b;
end
else
begin
late_b1:=0;
end;

if late_c<0 then
begin
late_c1:=late_c;
end
else
begin
late_c1:=0;
end;

if late_d<0 then
begin
late_d1:=late_d;
end
else
begin
late_d1:=0;
end;

if late_e<0 then
begin
late_e1:=late_e;
end
else
begin
late_e1:=0;
end;

//menghitung total late
tot_late := (late_a1+late_b1+late_c1+late_d1+late_e1);

//menampilkan hasil penjadwalan
clrscr;
writeln;
writeln(‘PROSES PENJADWALAN’);
writeln;
writeln(‘URUT START DUR   END    DD  LATE’);
writeln(‘——————————–‘);
writeln(job_a, start_a:6:0, a1:6:0, end_a:6:0, a2:6:0, late_a:6:0);
writeln;
writeln(job_b, start_b:6:0, b1:6:0, end_b:6:0, b2:6:0, late_b:6:0);
writeln;
writeln(job_c, start_c:6:0, c1:6:0, end_c:6:0, c2:6:0, late_c:6:0);
writeln;
writeln(job_d, start_d:6:0, d1:6:0, end_d:6:0, d2:6:0, late_d:6:0);
writeln;
writeln(job_e, start_e:6:0, e1:6:0, end_e:6:0, e2:6:0, late_e:6:0);
writeln(‘——————————–‘);

writeln;
writeln(‘HASIL AKHIR’);
writeln(‘========================’);
writeln(‘Total Idle Time : ‘,tot_idle:6:2);
writeln(‘Total Late      : ‘,tot_late:6:2);
writeln(‘========================’);

end;

writeln;
write(‘Mau coba lagi ? [y/t] ‘);
readln(lagi);
end;
end.

Perkalian Matriks Bahasa C (menggunakan variable)

Contoh perkalian matriks dengan jumlah baris dan jumlah kolom matriks dibuat variable (diinput).

/*
perkalian matriks A dengan B ditampung di matriks C, kemudian
matriks C ditambahkan dengan matriks D ditampung di matriks E
*/
#include<stdio.h>
main()
{

int i,j,k, nilai_i, nilai_j, nilai_k;
int matrik_A[10][10], matrik_B[10][10], matrik_C[10][10], matrik_D[10][10], matrik_E[10][10];

clrscr();
printf(“\n”);
printf(“Masukkan Jumlah Baris dan Kolom matrik\n”);
printf(“Jml Baris Matriks A : “); scanf(“%d”, &nilai_i);
printf(“Jml Kolom Matriks A : “); scanf(“%d”, &nilai_j);
printf(“Jml Baris Matriks B : “); scanf(“%d”, &nilai_j);
printf(“Jml Kolom Matriks B : “); scanf(“%d”, &nilai_k);

printf(“\n”);
printf(“—————————\n”);
printf(“Input Nilai Matrik A\n”);
printf(“—————————\n”);
for(i=0;i<nilai_i;i++)
{
for(j=0;j<nilai_j;j++)
{
printf(“Baris ke-%d, kolom ke-%d = “,i+1,j+1);
scanf(“%d”,&matrik_A[i][j]);
}
}
printf(“\n”);
printf(“—————————\n”);
printf(“Input Nilai Matrik B\n”);
printf(“—————————\n”);
for(j=0;j<nilai_j;j++)
{
for(k=0;k<nilai_k;k++)
{
printf(“Baris ke-%d, kolom ke-%d = “,j+1,k+1);
scanf(“%d”,&matrik_B[j][k]);
}
}

printf(“\n”);
printf(“—————————\n”);
printf(“Input Nilai Matrik D\n”);
printf(“—————————\n”);
for(i=0;i<nilai_i;i++)
{
for(k=0;k<nilai_k;k++)
{
printf(“Baris ke-%d, kolom ke-%d =”,i+1,k+1);
scanf(“%d”,&matrik_D[i][k]);
}
}

printf(“\n”);
for(i=0;i<nilai_i;i++)
{
for(k=0;k<nilai_k;k++)
{
matrik_C[i][k] = 0;
for(j=0;j<nilai_j;j++)
matrik_C[i][k]+=matrik_A[i][j]*matrik_B[j][k];
matrik_E[i][k]=matrik_C[i][k]+matrik_D[i][k];
}
}
printf(“————————————-\n”);
printf(“Nilai Matrik C = A x B adalah \n”);
printf(“————————————-\n”);
for(i=0;i<nilai_i;i++)
{
for(k=0;k<nilai_k;k++)
printf(“%7d”,matrik_C[i][k]);
printf(“\n”);
}
printf(“\n”);
printf(“————————————-\n”);
printf(“Nilai matrik E = C + D adalah \n”);
printf(“————————————-\n”);
for(i=0;i<nilai_i;i++)
{
for(k=0;k<nilai_k;k++)
printf(“%7d”,matrik_E[i][k]);
printf(“\n”);
}
getch();
}

Perkalian Matriks Bahasa C (menggunakan konstanta)

Disini diberikan contoh perkalian matriks menggunakan konstanta yaitu jumlah baris dan jumlah kolom matriks telah ditetapkan.

/*

contoh algoritma perkalian matriks ini dibuat menggunakan Bahasa C yaitu : mengalikan matriks A(5,7) dengan matriks B(7,5) yang hasilnya akan ditampung pada matriks C(5,5), kemudian matriks C(5,5) tersebut dijumlahkan dengan matriks D(5,5) yang hasilnya ditampung pada matriks E(5,5)

*/

#include<stdio.h>
#define nilai_i 5
#define nilai_j 7
#define nilai_k 5

main()
{
int i,j,k;
int matrik_A[10][10], matrik_B[10][10], matrik_C[10][10], matrik_D[10][10], matrik_E[10][10];

clrscr();
printf(“\n”);
printf(“Jumlah Baris dan Kolom matrik\n”);
printf(“Matriks A : [3,7]\n”);
printf(“Matriks B : [7,5]\n”);
printf(“Matriks D : [5,5]\n”);

printf(“\n”);
printf(“—————————\n”);
printf(“Input Nilai Matrik A\n”);
printf(“—————————\n”);
for(i=0;i<nilai_i;i++)
{
for(j=0;j<nilai_j;j++)
{
printf(“Baris ke-%d, kolom ke-%d = “,i+1,j+1);
scanf(“%d”,&matrik_A[i][j]);
}
}
printf(“\n”);
printf(“—————————\n”);
printf(“Input Nilai Matrik B\n”);
printf(“—————————\n”);
for(j=0;j<nilai_j;j++)
{
for(k=0;k<nilai_k;k++)
{
printf(“Baris ke-%d, kolom ke-%d = “,j+1,k+1);
scanf(“%d”,&matrik_B[j][k]);
}
}

printf(“\n”);
printf(“—————————\n”);
printf(“Input Nilai Matrik D\n”);
printf(“—————————\n”);
for(i=0;i<nilai_i;i++)
{
for(k=0;k<nilai_k;k++)
{
printf(“Baris ke-%d, kolom ke-%d =”,i+1,k+1);
scanf(“%d”,&matrik_D[i][k]);
}
}

printf(“\n”);
for(i=0;i<nilai_i;i++)
{
for(k=0;k<nilai_k;k++)
{
matrik_C[i][k] = 0;
for(j=0;j<nilai_j;j++)
matrik_C[i][k]+=matrik_A[i][j]*matrik_B[j][k];
matrik_E[i][k]=matrik_C[i][k]+matrik_D[i][k];
}
}
printf(“————————————-\n”);
printf(“Nilai Matrik C = A x B adalah \n”);
printf(“————————————-\n”);
for(i=0;i<nilai_i;i++)
{
for(k=0;k<nilai_k;k++)
printf(“%7d”,matrik_C[i][k]);
printf(“\n”);
}
printf(“\n”);
printf(“————————————-\n”);
printf(“Nilai matrik E = C + D adalah \n”);
printf(“————————————-\n”);
for(i=0;i<nilai_i;i++)
{
for(k=0;k<nilai_k;k++)
printf(“%7d”,matrik_E[i][k]);
printf(“\n”);
}
getch();
}

catatan : silakan di copy paste dengan menyebutkan sumbernya.